Leave Your Message

Diperlukan fokus baru pada pendekatan-pendekatan baru untuk mendaur ulang ban.

berita6.jpg

Jumlah kendaraan terus bertambah di seluruh dunia dan akibatnya jumlah ban juga meningkat. Ratusan juta ban dibuang setiap tahunnya. Pembuangan ban bekas merupakan masalah global yang besar.

Terdapat bahaya serius yang terkait dengan penimbunan ban bekas, seperti kebakaran yang sulit dikendalikan. Selain itu, ada juga masalah pembuangan ilegal yang mengakibatkan polusi dan mendorong pertumbuhan hama dan serangga. Pembakaran ban juga menyebabkan emisi senyawa berbahaya.

Daur ulang ban telah menjadi fokus utama sejauh ini, tetapi itu tidak cukup untuk menghilangkan sejumlah besar limbah ban yang dihasilkan setiap tahun. Ada alternatif lain, seperti vulkanisasi ulang, tetapi memiliki keterbatasan besar. Alternatif daur ulang yang lebih ramah lingkungan kini sedang dieksplorasi.

Namun, menemukan teknologi daur ulang yang efisien untuk ban sangat sulit karena komposisinya. Ban terbuat dari karet, karbon hitam, baja, dan beberapa bahan tambahan. Bahan-bahan ini sulit diuraikan dan dipisahkan, sehingga proses daur ulang menjadi sangat menantang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan teknologi baru.

Salah satu pendekatan yang sedang dieksplorasi adalah valorisasi – pengolahan (dalam skala industri) produk limbah dan mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat atau sumber energi. Misalnya, bahan baku seperti karet, karbon hitam, atau baja dapat diperoleh dari ban bekas dan digunakan dalam aplikasi lain. Energi juga dapat diekstraksi dalam bentuk bahan bakar dengan nilai kalor tinggi.

Upaya daur ulang hanya bisa dilakukan sampai batas tertentu.

Daur ulang material dapat dilakukan dalam beberapa bidang. Bidang-bidang tersebut meliputi aplikasi teknik sipil seperti konstruksi jalan, pembuatan ayunan dan sol sepatu, serta penguatan tanggul.

Pirolisis terbukti menjadi bentuk daur ulang ban bekas yang menjanjikan, dengan produksi produk yang berpotensi bernilai tinggi. Proses ini terdiri dari "pembakaran" material pada suhu tinggi dalam atmosfer bebas udara untuk mendapatkan gas, minyak, dan padatan.

Produk pirolisis dapat dikelola dengan mudah dan dipisahkan untuk berbagai aplikasi. Fraksi gas dapat digunakan dalam boiler untuk menghasilkan energi. Fraksi yang paling melimpah, yaitu cairan, dapat dipisahkan menjadi bahan baku yang mahal seperti hidrokarbon limonene. Fraksi padat (>80% karbon) dapat digunakan sebagai karbon aktif atau karbon hitam.

Menemukan cara yang efisien untuk menggunakan kembali dan mendaur ulang ban bekas akan berdampak positif pada lingkungan, karena daur ulang material yang dibuang akan menghindari penggunaan bahan bakar fosil baru seperti batu bara atau minyak bumi. Misalnya, minyak yang diperoleh dari pirolisis dapat menggantikan bahan bakar diesel. Hal ini pada gilirannya akan berarti pengurangan emisi gas rumah kaca.

Proses yang lebih ramah lingkungan harus menjadi lebih menarik secara ekonomi dan lingkungan, yang mengarah pada pengurangan tumpukan ban yang besar dan penciptaan pendapatan.